Langsung ke konten utama

RUANG LINGKUP PROFESI KEGURUAN

 


Halo teman teman!! Pada kesempatan kali ini kita akan membahas materi Profesi Kependidikan : Ruang Lingkup Profesi Keguruan. Simak materi berikut yah.

Ruang Lingkup Profesi Keguruan

Peranan profesi guru dalam keseluruhan program pendidikan disekolah diwujudkan untuk mencapai tujuan pendidikan yang berupa perkembangan siswa secara optimal. Untuk maksud tersebut, maka peranan professional itu mencangkup tiga bidang layanan, yaitu layanan intruksional, layanan administrasi, dann layanan bantuan akademik social pribadi.

Pertama, penyelenggaraan proses belajar mengajar, yang menempati porsi terbesar Dari profesi keguruan.

Kedua, tugas yang berhubungan dengan membantu murid dalam mengatasi masalah belajar pada khususnya dan masalah-masalah pribadi yang akan berpengaruh terhadap keberhasilan belarnya.

Ketiga, disamping kedua hal tersebut, guru harus memahami bagaimana sekolah itu dikelolah, apa peranan guru didalamnya, bagaimana memanfaatkan prosedur serta mekanisme pepengelolaan tersebut untuk kelancaran tugas-tugasnya sebagai guru.

Secara kontekstual dan umum, ruang lingkup kerja guru itu mencangkup aspek-aspek :

a.     Kemampuan profesional mencangkup :

1)   Penguasaan materi pelajaran yang terdiri atas penguasaan bahan yang harus diajarkan konsep-konsep dasar keilmuan dari bahan yang diajarkannya

2)   Penguasaan dan penghayatan atas wawasan dan landasan kependidikan dan keguruan.

3)   Penguasaan proses-proses pendidikan, keguruan, dan pembelajaran.

b.      Kemampuan social mencangkup kemampuan untuk menyesuaikan diri pada tuntutan kerja dan lingkungan sekitar pada waktu membawakan tugasnya sebagai guru.

c.       Kemampuan personal (pribadi) mencakup :

1)   Penampilan sikap yang positif terhdap keseluruhan tugasnya sebagai guru, dan terhadap keseluruhan situasi pendidikan beserta unsur-unsurnya

2)   Pemahaman penghayatan dan penampilan nilai-nilai yang seyogianya di anut oleh seorang guru.

Seorang menampilkan unjuk kerja yang professional apabila dia mampu menampilkan keandalannya dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru.

Keandalan kerja itu dapat di lihat dari berbagai segi berikut ini:

a.         Mengetahui, memahami dan menerapkan apa yang harus di kerjakan  sebagai guru.

b.        Memahami mengapa dia harus melakukan pekerjaan itu.

c.        Memahami serta menghormati batas-batas kemampuan dan kewenangan profesinya dan menghormati profesi lain.

d.        Mewujudkan pemahaman dan penghayatannya itu dalam perbuatan mendidik, mengajar dan melatih.

 Ruang lingkup profesi guru dapat pula di bagi ke dalam dua gugus, yaitu:

a.    Gugus kemampuan profesional (soedarjo, 1982)

b.    Gugus pengetahuan dan penguasaan teknik dasar professional

Gugus pengetahuan dan penguasaan teknik dasar professional dan

Mencakup hal-hal berikut:

a.    Pengetahuan tentang disiplin ilmu pengetahuan sebagai sumber bahan studi (structure, concept,and way of knowing).

b.    Penguasaan bidang studi sebagai objek belajar.

c.    Pengetahuan tentang  karakteristik/perkembangan belajar.

d.   Pengetahuan tentang berbagai model teori belajar(umum maupun khusus).

e.     Pengetahuan dan penguasaan berbagai prosese belajar(umum dan khusus)

f.     Pengetahuan tentang karakteristik dan kondisi social, ekonomi, budaya, politi sebagai latar belakang dan konteks berlangsungnya proses belajar.

g.     Pengetahuan tentang proses sosialisasi dan kulturalisasi.

h.    Pengetahuan dan penghayatan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa.

i.      Pengetahuan dan penguasaan berbagai media sumber belajar.

j.      Pengetahuan tentang berbagai jenis informasi kependidikan dan manfaatnya.

k.    Penguasaan teknik mengamati proses belajar mengajar.

l.       Penguasaan berbagai metode belajar.

m.  Peguasaan tekhnik meyusun instrument penilaian kemajuan belajar

n.     Penguasaan teknik perencanaan dan pengembangan program belajar mengajar.

o.    Pengetahuan tentang dinamika hubungan interaksi antara manusia, terutama dalam proses belajar mengajar.

p.    Pengetahuan tentang system pendidikan sebagai bagian terpadu dari system social Negara bangsa.

q.    Penguasaan teknik memperoleh informasi yang diperlukan untu kepentingan proses pengambilan keputusan.

Gugus kemampuan profesional, mencakup :

a.    Merencanakan programbelajar mengajar

1)   Merumuskan tujuan-tujuan instruksional

2)   Menguraikan deskripsi  satuan bahasan

3)    Merancang kegiatan belajar mengajar

4)   Memilih media dan sumber mengajar

5)   Menyusun instrument informasi

b.    Melaksanakan dan memimpin proses belajar mnengajar.

1)   Memimpin dan membimbing proses belajar mengajar.

2)   Mengatur dan mengubah suasana belajar mengajar.

3)   Menetapkan dan mengubah urutan kegiatan belajar.

c.    Menilai kemajuan belajar.

1)   Memberikan skor atas hasil evaluasi

2)   Menstransformasikan skor menjadi nilai.

3)   Menetapkan rengking.

d.   Menafsirkan dan memanfaatkan berbagai informasi hasil penilaian dan penelitian untuk memecahkan masalah profesional kependidikan.

Profil kemampuan dasar guru yang harus dimiliki sebagai seoranG professional yaitu sebagai berikut.

1.    Menguasai bahan

a.    Menguasai bahan bidang studi dalam kurikulum sekolah.

b.    Menguasai bahan pendalaman bidang studi.

2.    Mengelola program belajar mengajar.

a.    Merumuskan tujuan instruksonal

b.    Mengenal dan dapat menggunakan metode mengajar.

c.    Memilih dan menyusun prosedur instruksional yang tepat.

d.   Melaksanakan program belajar mengajar.

e.    Mengenal kemampuan anak didik.

f.     Merencanakan dan melaksanaakan pengajaran remedial.

3.    Mengelola kelas

a.    Mengatur tata ruang kelas untuk pengajaran .

b.    Menciptakan iklim belajar mengajar yang serasi.

c.    Menciptakan disiplin kelas.

4.    Menguanakan media atau sumber

a.    Mengenal, memilih dan mengunakan media.

b.    Membuat alat-alat bantu pelajaran  sederhana.

c.    Mengunakan dan mengelola laboraturium dalam rangka proses belajar mengajar

d.   Mengembangkan laboratorium.

e.    Menggunakan microteaching unut dalam program pengalama lapangan.

f.     Menguasai landasan-landasan kependidikan

g.    Mengelola interaksi belajar mengajar

h.    Menilai prestasi siswa untuk kependidikan pengajaran

i.      Melaksanakan program pelayanan bimbingan dan konseling

j.      Mengenal fungsi dan program pelayanan bimbi

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Integral Tentu - Pendahuluan Luas

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi Integral Tentu.  Seperti halnya garis singgung yang mendasari turunan, masalah luas merupakan dasar untuk pembahasan integral tentu khususnya luas poligon, baik poligon dalam maupun poligon luar yang dapat dibuat pada bidang datar, didasarkan atas rumus luas persegi panjang. 1.Luas Menurut Poligon Dalam Sebagai contoh, akan dicari L(P) Luas Daerah datar yang dibatasi oleh kurva `y=f(x)=x^2` , sumbu –x, garis x = 0 dan x = 2. Pertama dipartisikan selang `0\leq x\leq2` atas selang bagian yang sama dengan panjang `\triangle x=2/n`, dan memakai titik-titik : `0=x_0<x_1<x_2<...<x_{n-1}<x_n=2`, sehingga: `x_0=0 x_1=0+\triangle x=2/n=1\left(2/n\right)` `x_2=0+2\triangle x=4/n=2\left(2/n\right)` `x_3=0+3\triangle x=6/n=3\left(2/n\right)` . . . `x_n=0+n\triangle x=n\left(2/n\right)=2` Pada gambar tampak bahwa `L\left(P\right)_{dalam}<L\left(P\right)_{luar}` Luas poligon dalam : `L\left(P_{dalam}\right...

Integral Tentu - Pengertian, Sifat-sifat, Teorema Simetri, Teorema Periodik, dan Teorema Nilai Rata-Rata

Pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan mengenai materi Integral Tentu yakni Pengertian, Sifat-sifat, serta  Teorema Simetri, Teorema Periodik, dan Teorema Nilai Rata-Rata. Simak pembahasannya di bawah ini! 1.   Pengertian Integral Tentu Misalkan L adalah luas di bidang datar yang dibatasi oleh kurva y = f(x), sumbu X, garis x = a, dan garis x = b, maka luas L ditentukan oleh hubungan `L=\int_a^bf(x)\ dx` Bentuk   `\int_a^bf(x)\ dx`dinamakan sebagai integral tentu atau integral Riemann dan   `\int_a^bf(x)\ dx` dibaca sebagai integral tentu f(x) terhadap x untuk x = a sampai x = b. Untuk menentukan nilai dari `\int_a^bf(x)\ dx`, kita dapat menggunakan Teorema Dasar Kalkulus yang ditemukan secara terpisah oleh Sir Isaac Newton (1642 – 1727) di Inggris dan Gottfried Wilhelm Leibnitz (1646 – 1716) di Jerman. Teorema Dasar Kalkulus Yang dimaksud dengan teorema dasar kalkulus adalah suatu teorema yang mendasari kalkulus dan harus diingat secar...

Aplikasi Integral Tertentu - Volume Benda Putar Bagian 1

Pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan dari materi Aplikasi Integral Tertentu yaitu Volume Benda Putar. Simak pembahasannya di bawah ini.   B. Volume Benda Putar   Apa yang disebut volume? Kita mulai dengan benda-pejal sederhana yang disebut silinder tegak, empat diantaranya diperlihatkan pada Gambar 1. Dalam tiap kasus, benda itu dibentuk dengan cara menggerakkan suatu daerah rata (alas) sejauh dengan arah tegak lurus pada daerah tersebut. Dan dalam tiap kasus, volume benda-pejal didefinisikan sebagai luas alas dikalikan tinggi h, yakni  V=A . h Berikut perhatikan sebuah benda-pejal yang penampang-penampangnya tegak lurus dengan suatu garis memiliki luas yang diketahui. Khususnya, misalkan garis tersebut adalah sumbu-x dan misalkan bahwa luas penampang pada adalah x adalah `A(x)` dengan `a\leq x\leq b` (Gambar 2). Kita partisikan interval dengan menyisipkan titik-titik `a=x_0<x_1<x_2<...<x_i=b`. Kemudian kita lewatkan bidang-b...